Jasa Translate Bahasa inggris dll ada Sejarahnya

JASA TRANSLATE BAHASA INGGRIS PT SUMBER RAHAYU JAYA JAKARTA

Jasa Translate Bahasa inggris dll ada Sejarahnya, kenapa demikian?

Pada dasarnya penerjemahan (Translation) merupakan proses pemindahan suatu maksud yang terkandung dalam satu bahasa ke bahasa lain. Larson (1984:3) menyatakan “translation consists of transferring the meaning of the source language into receptor language.” Larson secara sederhana mendefinisikan penerjemahan sebagai proses pengalihan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Selain itu, Larson juga menyebutkan ”it is meaning which is being transferred and must be held constant. Only the form changes”. Dari pernyataan ini dapat disimpulkan bahwa Larson berpendapat bahwa yang mengalami perubahan bentuk dalam penerjemahan hanyalah bentuknya. Makna yang ada dalam bahasa sumber ditransfer ke bahasa sasaran dan makna ini haruslah konstan.

3,000 SM: Batu surat menyurat dari 2 bahasa ditemui di Mesir (Zaman Mesir Tua). Dengan penemuan ini, sejarah penterjemahan bermula.

3 00 SM: Orang Romawi telah menterjemahkan bahan dalam bahasa Yunani (Greek) ke bahasa Romawi

1100 M:   Pada abad ke 12, Tariq bin Ziyaid (Gibraltar) berjaya menakluki Sepanyol.

  • Lahir kerajaan Moor di Spanyol. Bahan bahasa Arab diterjemah ke bahasa-bahasa Eropa.
  • Terjemahan besar-besaran dari Tamadun Islam ke bahasa Greek.
1100 M: Abad ke-12: Didirikan Sekolah Terjemahan Toledo, Spanyol yang bertujuan menterjemah idea Islam ke bahasa Greek (termasuklah Sains Islam dan Falsafah Islam).

1522:   Martin Luther menterjemahkan kitab Injil ke bahasa Afrika.

1611:   Injil diterjemahkan ke bahasa Inggris berdasarkan versi Jerman dan Perancis.

1790:   Tyler berpendapat “Terjemahan yang baik itu dapat dirasai oleh pembaca seolah- olah karya itu karya asli.”

1923:   Benjamin menamakan terjemahan yang dihasilkan sebagai penyalinan semula (1920-an dianggap sebagai Zaman Penyalinan Semula).

1961:   Jumplet menamakan abad ke 19 dan 20 sebagai Zaman Penerjemahan.

Bentuk satu bahasa dengan bahasa lainnya tidaklah selalu sama. Oleh sebab itulah, seorang penerjemah harus dapat mencari kesepadanan dalam penerjemahan. Catford menyatakan “the central problem of translation is that of finding translation equivalents”. Menurut Catford, permasalahan utama yang ditemui penerjemah dalam proses penerjemahan adalah untuk mencari kesepadanan bahasa sumber dengan bahasa sasaran.

Posted on Agustus 31, 2016 in Uncategorized

Share the Story

About the Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top